Duet Maut dalam Kepelatihan Antonio Conte

4 Mei 2021, 22:50 WIB
Penulis: Irfan Sudrajat
Editor: Irfan Sudrajat
Antonio Conte merayakan kesuksesan di Liga Italia bersama skuad Inter Milan. /twitter.com/IntChampionsCup

SKOR.id - Ketika pola satu penyerang sempat menjadi trend, Antonio Conte tetap percaya dengan filosofinya yaitu menggunakan dua pencetak gol.

Setidaknya, dua pemain yang memiliki fungsi serupa meski terkadang keduanya memiliki karakter yang sedikit berbeda.

Dua penyerang lebih baik bagi Antonio Conte ketimbang hanya menggunakan satu mesin gol. Inilah yang diperlihatkan Antonio Conte sepanjang musim ini ketika dirinya menciptakan duet Romelu Lukaku-Lautaro Martinez.

Sepanjang musim ini pula, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez menjadi salah satu kunci sukses dari I Nerazzurri meraih gelar Liga Italia 2020-2021.

Ya, sejak awal karier kepelatihannya, Antonio Conte selalu menggunakan "2" ujung tombak. Namun, dari semua duet yang telah dibentuk pria yang kini berusia 51 tahun tersebut, baru di Inter milan dia menemukan duet terbaik.

Sebuah pencapaian yang akhirnya terbentuk, dari proses yang panjang. "Keyakinan" Antonio Conte terhadap sistem dua penyerang bahkan dimulai sejak dia menjadi asisten pelatih di Siena pada 2005.

Ketika itu, dia menjadi tangan kanan dari pelatih Luigi De Canio, pelatih Siena di kompetisi Liga Italia (Seri A).

Saat itu, duet Siena terdiri dari Enrico Chiesa (ayah dari Federico Chiesa) bersama Erjon Bogdani. Keduanya masing-masing mencetak 11 gol pada 2005-2006 dan berhasil membuat Siena bertahan di Liga Italia.

Momen terbaik dari duet lini depan bentukan Antonio Conte terjadi di Bari. Saat itu, Antonio Conte menempatkan Vitor Barreto dan Ciccio Caputo di lini depan.

Carlos Tevez ketika masih memperkuat Juventus.
Carlos Tevez ketika masih memperkuat Juventus. (Twitter/Gerardo Martinez)

Dengan duet inilah yang membawa Bari kemudian sempat promosi ke Liga Italia setelah delapan tahun absen. Pada 2008-2009 tersebut, Vitor Barreto mencetak 23 gol sedangkan Ciccio Caputo mencetak 1- gol.

Total, 33 gol duet ini menciptakan gol untuk Bari yang membawa klub ini promosi.

Melompat jauh ke depan, petualanganya sebagai pelatih semakin terlihat saat melatih Juventus pada 2011-2012.

Pada musim itu, Antonio Conte menerapkan pola 3-5-2 dengan duet Alessandro Matri dan Mirko Vucinic. Inilah duet pertama Juventus asuhan Antonio Conte.

Striker Alvaro Morata mengalami penurunan prestasi di Chelsea.
Striker Alvaro Morata mengalami penurunan prestasi di Chelsea. (Twitter/Charlotte FC)

Pada musim itu, Alessandro Matri mencetak 10 gol untuk Juventus sedangkan Mirko Vucinic dengan hanya 9 gol. Juventus asuhannya memang bukan tipikal klub mesin gol, tapi bermain dengan sangat efesien atau efektif.

Keyakinannya terkait sistem dua penyerang juga dibawa ketika dirinya melatih Chelsea pada 2016-2017. Setelah meninggalkan timnas Italia, Antonio Conte memang ke Liga Inggris, menerima tawaran The Blues.

Meski demikian, untuk musim ini, sosok Diego Costa yang terlihat sangat dominan. Diego Costa total mencetak 20 gol dari 80 gol total yang diciptakan Chelsea di Liga Inggris ketika itu.

Musim berikutnya, hubungan Antonio Conte dan Diego Costa pun retak. Antonio Conte kemudian kembali lagi dengan sistem dua penyerang dengan karakter yang berbeda: Alvaro Morata dan Eden Hazard.

Total, keduanya memberikan 32 gol untuk Chelsea. Hazard mencetak 12 gol sedangkan Morata menorehkan 11 gol di Liga Inggris.

Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku (kiri), merayakan gol dengan rekan setimnya, Lautaro Martinez, dalam laga lawan Sassuolo, Rabu (7/4/2021).
Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku (kiri), merayakan gol dengan rekan setimnya, Lautaro Martinez, dalam laga lawan Sassuolo, Rabu (7/4/2021). (Twitter)

Setelah setahun menganggur, Antonio Conte kembali lagi ke pinggir lapangan, bersama Inter Milan pada 2019-2020.

Fase ini dimulai dengan mendatangkan Romelu Lukaku dari Manchester United. Total, dia telah mencetak 23 gol di Liga Italia sedangkan tandemnya yaitu Lautaro Martinez menorehkan 14 gol di Liga Italia.

Total dalam semua ajang, duet ini telah menorehkan 55 gol untuk Inter Milan!

Musim ini, duet tersebut pun semakin terbentuk. Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez atau yang dikenal dengan Lu-La, menjadi kunci sukses meraih gelar Liga Italia pada 2020-2021 ini.

Untuk sementara, Romelu Lukaku berhasil mencatatkan 21 gol di Liga Italia sedangkan Lautaro Martinez 15 gol.

Yang membedakan, koneksi keduanya semakin terbentuk. Lautaro Martinez memberikan lima assist langsung yang membuat terciptanya gol Lautaro. Sebaliknya, bintang asal Argentina tersbut memberikan empat assist bagi Lukaku.

Duet Maut dalam Kepelatihan Antonio Conte

2005-2006 Siena: Enrico Chiesa (11 gol)-Erjon Bogdani (11 gol)
2006-2007 Arezzo: Antonio Floro Flores (14 gol)-Daniele Martinetti (10 gol)
2007-2008 Bari: Vincenzo Santoruvo (9 gol)-Simone Cavalli (8 gol)
2008-2009 Bari: Vitor Barreto (23 gol)-Ciccio Caputo (10 gol)
2009-2010 Atalanta: Simone Tiribocchi (11 gol)-Roberto Acquafresca (1 gol)
2010-2011 Siena: Emanuele Calaio (18 gol)-Salvatore Mastronunzio (9 gol)
2011-2012 Juventus: Alessandro Matri (10 gol)-Mirko Vucinic (9 gol)
2012-2013 Juventus: Mirko Vucinic (10 gol)-Fabio Quagliarella (9 gol)
2012-2014 Juventus: Carlos Tevez (16 gol)-Fernando Llorente (19 gol)
2014-2016 Timnas Italia: Graziano Pelle (7 gol)-Eder (3 gol)
2016-2017 Chelsea: Diego Costa (20 gol)
2017-2018 Chelsea: Alvaro Morata (11 gol)-Eden Hazard (12 gol)
2019-2020 Inter Milan: Romelu Lukaku (23 gol)-Lautaro Martinez (14 gol)
2020-2021 Inter Milan: Romelu Lukaku (21 gol)-Lautaro Martinez (15 gol)*
*Musim masih berlangsung

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia. 

Berita Inter Milan Lainnya

Agen Alessandro Bastoni Akui Kliennya Ingin Lebih Lama Bela Inter Milan

Usai Sukses Bersama Inter Milan, Romelu Lukaku Doakan Rekan Setimnya di Timnas Belgia

  • Sumber: Sky Sports
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Liga Italia

    Selasa, 4 Mei 2021

    Agen Alessandro Bastoni Akui Kliennya Ingin Lebih Lama Bela Inter Milan

    Agen Alessandro Bastoni mengutarakan keinginan kliennya untuk lebih lama memperkuat Inter Milan.

    Liga Italia

    Selasa, 4 Mei 2021

    VIDEO: Aksi Matthijs de Ligt di Jantung Pertahanan Juventus pada 2020-2021

    Bek Juventus, Matthijs de Ligt memperlihatkan kemampuan teknik bertahan mengagumkan pada 2020-2021 ini.

    Liga Italia

    Selasa, 4 Mei 2021

    Romelu Lukaku: Saya Akan Berjuang Sampai Mati untuk Antonio Conte

    Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, mengklaim akan berjuang sampai mati untuk pelatih Antonio Conte.

    Liga Italia

    Selasa, 4 Mei 2021

    BREAKING NEWS: Jose Mourinho Resmi Latih AS Roma

    AS Roma secara mengejutkan mengumumkan bahwa mereka telah menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru pada hari Selasa (4/5/2021).

    Terbaru

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Andrea Pirlo Dimusuhi Pemain Juventus, Ada Ketegangan di Ruang Ganti

    Beberapa penggawa Juventus dikabarkan tidak senang dengan kepemimpinan Andrea Pirlo.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Dapat Perlakuan Khusus, Cristiano Ronaldo Bikin Ruang Ganti Juventus Memanas

    Penyerang Cristiano Ronaldo disebut sebagai pembuat retaknya ruang ganti Juventus.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Link Live Streaming Sassuolo vs Juventus di Liga Italia

    Laga Sassuolo vs Juventus dapat disaksikan melalui link live streaming di akhir tulisan ini.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Prediksi Sassuolo vs Juventus: Krusial bagi si Nyonya Tua

    Juventus harus memaksimalkan tiga laga sisa jika ingin meraih tiket Liga Champions, dimulai dengan lawan Sassuolo, malam ini.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Detail di Balik Rencana Kepulangan Cristiano Ronaldo ke Manchester United Terungkap

    Rumor kepulangan Cristiano Ronaldo ke Manchester United kembali jadi bahan perbincangan.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Link Live Streaming Torino vs AC Milan di Liga Italia

    Pertandingan Torino vs AC Milan bisa disaksikan melalui link live streaming yang tercantum di akhir artikel.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Wawancara Christian Eriksen: Saya Sudah Memahami Taktik Antonio Conte

    Christian Eriksen mengisahkan perjalanan kariernya sebagai pemain Inter Milan.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Diam-diam, Juventus Temukan Dua Calon Pengganti Cristiano Ronaldo

    Masa depan Cristiano Ronaldo di Juventus masih terus menjadi bahan spekulasi penggemar.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Prediksi Torino vs AC Milan: Laga Wajib Menang demi Liga Champions

    AC Milan bertamu ke Torino, Kamis (13/5/2021) dini hari WIB, dengan misi wajib menang demi mengamankan jatah ke Liga Champions.

    Liga Italia

    Rabu, 12 Mei 2021

    Scudetto Sudah di Tangan, Antonio Conte Pastikan Inter Milan Serius di Sisa Musim

    Antonio Conte menegaskan Inter Milan akan tetap serius menghadapi sisa pertandingan musim ini.
    X